Institut Teknologi Sepuluh Nopember Perkaya Pengetahuan TI Lebih dari 300 Mahasiswanya Melalui Program SAP University Alliances

Surabaya, 11 April 2012 – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama SAP Asia Pasifik Jepang (APJ)  hari ini mengumumkan kemitraannya untuk memperkaya pengetahuan di bidang Teknologi Informasi melalui SAP University Alliances Program (UAP). Selama tahun akademik 2011/2012, ITS menargetkan melatih lebih dari 300 mahasiswa untuk materi SAP dalam program UAP.

Melalui UAP, SAP memberikan dukungan berupa piranti lunak dan kurikulum untuk melatih para mahasiswa mengenai peran teknologi untuk mengintegrasikan proses bisnis dan mempercepat pengambilan keputusan. SAP memberikan kontribusi untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar mereka menjadi lebih trampil dan siap diserap oleh industri. Hal ini mengacu pada data laporan Labour and Socal Trend in Indonesia 2011 yang dikeluarkan oleh International Labor Organization (ILO). Pada laporan ILO disebutkan walaupun pertumbuhan tenaga kerja meningkat 3.2% (periode 2006-2010) namun banyak para pencari kerja menemui kesulitan ketika mereka mencari pekerjaan di industri. Hal ini karena kualitas SDM yang rendah, dan tidak memiliki keahlian khusus seperti halnya SDM bersertifikasi SAP yang masih sangat jarang di Indonesia.

UAP merupakan pilar penting sebagai bentuk tanggung jawab sosial SAP, yang bertujuan untuk menciptakan kesempatan pendidikan dan mempromosikan pemikiran inovatif. Diadopsi oleh lebih dari 1.200 lembaga pendidikan terkemuka di seluruh dunia, UA menegaskan komitmen SAP untuk pendidikan tinggi, guna membangun sebuah wadah keterampilan dan bakat, baik dalam bisnis dan teknologi.

“Semakin banyaknya organisasi yang menyadari pentingnya peran Teknologi Informasi untuk mendukung proses bisnis, dan mengimplementasikan aplikasi SAP pada bisnis mereka. Dengan demikian permintaan akan tenaga ahli yang paham teknologi SAP baik untuk bekerja pada perusahaan atau sebagai konsultan pun meningkat. SAP memandang perlu kalangan universitas memegang peranan penting untuk membina para siswa yang memiliki talenta akan SAP. Hal ini karena SDM dengan keahlian SAP sangat dibutuhkan baik lokal maupun international,” kata Singgih Wandojo, Managing Director SAP Indonesia. “SAP University Alliances Program (UAP) merupakan platform untuk mempersiapkan SDM Indonesia yang berkualitas sehingga dapat diserap oleh industri segera setelah mereka lulus nanti,” lanjut Singgih.

ITS bergabung dalam UAP karena lembaga menginginkan agar lulusannya tidak sekedar memahami teori dan konsep tapi juga memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh industri. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah memasukkan materi piranti lunak bisnis yang telah menjadi standard banyak perusahaan di dunia saat ini, seperti ERP (Entreprise Resource Planning) ke dalam kurikulum; aplikasi SAP merupakan piranti lunak bisnis yang paling banyak digunakan di dunia bisnis saat ini. Dengan turut berpartisipasi dalam program SAP University Alliances, civitas akademika ITS bisa memanfaatkan aplikasi SAP dalam perkuliahan sehingga diharapkan lulusan ITS memiliki nilai tambah karena dapat menggabungkan kemampuan konseptual dan teoritis dengan keahlian yang langsung dapat dimanfaatkan di dunia kerja.

“SAP University Alliance Program  memungkinkan civitas akademika di Jurusan Sistem Informasi ITS untuk menggunakan aplikasi SAP, yang merupakan pemimpin pasar di bidang piranti lunak bisnis. Dengan diajarkan materi SAP maka apa yang selama ini hanya dapat dibayangkan oleh mahasiswa, maka sekarang dapat dirasakan dan dipraktekkan langsung. Dosen dan mahasiswa kami dapat menyelami kompleksitas dari pengelolaan proses bisnis dalam organisasi dewasa ini dan bagaimana SAP dapat membantu perusahaan dalam mengatasi hal tersebut, “ ujar Dr. Mahendrawathi, Wakil Dekan Fakultas Teknologi Informasi sekaligus pengajar mata kuliah SAP, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengimplementasikan aplikasi SAP pada mata kuliah Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management) Jurusan Sistem Informasi. Materi mengenai SAP dibawakan selama 7 minggu dan praktek selama 3 hingga 5 jam per minggunya. Kuliah ini bertujuan agar mahasiswa memahami konsep dan metode dasar manajemen rantai pasok serta mampu menerapkan sumber daya SI/TI dalam mengelola rantai pasok. Praktek materi SAP diberikan agar mahasiswa mampu menggunakan perangkat lunak ERP untuk mendukung aktivitas manajemen rantai pasok.

Kuliah berlangsung dari bulan Agustus sampai Januari, dengan total 35 jam pengajaran dalam 1 semester. Peserta mata kuliah adalah mahasiswa semester  5 dan 7 dengan total lebih dari 180 mahasiswa. Mahasiswa ITS yang telah berhasil menyelesaikan kursus ini akan mendapatkan Certificate of Participation dari SAP.

Foto: Singgih Wandojo, Managing Director SAP Indonesia

Peningkatan Kualitas SDM

Setelah memasukkan materi kuliah mengenai SAP, berbagai manfaat sudah dapat dirasakan oleh para mahasiswa ITS.

“Beberapa perusahaan tertarik untuk merekrut lulusan ITS yang telah ikut mempraktekkan SAP. Sampai saat ini, satu mahasiswa kami sedang dalam proses rekrutmen untuk menjadi staff SAP support bagi perusahaan yang telah menerapkan SAP. Sementara itu ada juga beberapa mahasiswa yang  tertarik untuk menjadi konsultan SAP,” ungkap Dr. Mahendrawathi, Pembantu Dekan Fakultas Teknologi Informasi, ITS.

Melihat keberhasilan materi pengajaran SAP di semester pertama, maka materi ini akan digunakan dalam perkuliahan Introduction to ERP pada semester berikutnya dengan target keikutsertaan 180 mahasiswa. Sehingga untuk tahun akademik 2011/2012 akan diajarkan sekitar 340 mahasiswa. Pada saat yang bersamaan staff pengajar juga akan mengikuti program Train-the-Trainer untuk aplikasi SAP lainnya, sebagai bagian program pengajaran SAP kepada para staff. Setelah mengikuti program ini, staff yang bersangkutan dapat mengajarkan aplikasi SAP kepada mahasiswa lainnya. Selain itu Jurusan Sistem Informasi juga berusaha untuk memfasilitasi mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti Sertifikasi TERP10 dan ke depannya Jurusan Sistem Informasi akan mencoba memperkenalkan SAP ke jurusan lain yang relevan antara lain Teknik Informatika, Teknik Industri dan Teknik Elektro.