Review Jabra Evolve 80: Ketenangan di Lingkungan Ekstrem

Jabra_001-500x661

Bekerja di lingkungan kantor terkadang memberikan tantangan tersendiri untuk dapat berkonsentrasi. Mulai dari beragam suara peralatan kantor yang berisik, seperti printer dot matrix, hingga rekan kerja mencari teman mengobrol ketika mendekati siang dan sore hari. Ketika konsentrasi sudah pecah akibat gangguan, seringkali sangat sulit untuk kembali bekerja. Jabra Evolve 80 hadir demi mengatasi masalah pelik tersebut.

Beragam feature digunakan Jabra Evolve 80 untuk membantu penggunanya mengatasi masalah tersebut. Dari sisi suara, Anda dapat menemukan sistem Noise Cancelling yang mampu menghilangkan dengan nyaris sempurna suara mengganggu dari luar. Sedangkan dari penampilannya sendiri, ia juga menyiapkan kosmetik spesial yang memperlihatkan Anda tidak ingin diganggu.

Mampukah semua itu menyelesaikan masalah yang dihadapi? Lalu, apakah tujuan baru dari headphone tersebut akan mengganggu kualitas suaranya sendiri? Sebab, tujuan utama dari perangkat suara adalah memberikan pengalaman mendengar yang mampu memanjakan telinga Anda.

Nyaman dan Bergaya

Jabra Evolve 80 didominasi warna hitam dan silver disertai lining merah spotlight; seakan mengikuti pola tubuh serangga beracun di alam liar. Pola tersebut di satu sisi menyatakan orang di sekitarnya untuk jangan mengganggu, dan di sisi lain memberikan pernyataan perangkat yang berkelas.

Namun, dukungan luar dari Jabra Evolve 80 bukan hanya terbatas pada kosmetik saja. Kenyamanan jelas menjadi prioritas ketika merancang headphone ini. Busa penyangga di bagian penting yang bersentuhan langsung dengan kepala Anda, seperti earpad dan headband, dibuat senyaman mungkin. Bagian dalam earpad bahkan diberikan huruf besar berwarna merah R dan L untuk mempermudah menentukan mana kiri dan kanan.

Penggunaan dalam jangka panjang terbukti tidak menjadi masalah menyangkut kenyamanannya. Tekanan yang diberikan terhadap kepala Anda tidak berlebihan dan di saat bersamaan mampu mengisolasi suara dari luar. Hal tersebut dapat terjadi berkat bantuan feature Noise Cancelling.

Jabra Evolve 80 juga dilengkapi dengan perangkat tambahan untuk mengatur fungsinya dari luar. Pengatur berbentuk bulat tersebut dihubungkan langsung ke komputer melalui USB dan nantinya memberikan koneksi jack 3.5″ ke headphone. Perangkat tersebut mampu mengatur volume, mematikan microphone yang ada di headphone, dan menerima panggilan telepon.

Fungsi lain yang terdapat di pengatur tersebut adalah mengatur lampu “sibuk” yang terletak di headphone. Lampu berbentuk melingkar dan berwarna merah tersebut bertujuan untuk memperingatkan orang lain supaya tidak mengganggu Anda. Apakah ia berfungsi sebagaimana harusnya?

Menurut pengalaman kami, ada baiknya Anda memberi tahu rekan kerja lain apa arti lampu tersebut sampai ia bisa melaksanakan fungsinya. Sampai mereka mengerti, kondisi kerja Anda masih akan terus terganggu dengan tepukan di bahu yang memaksa untuk menarik perhatian menuju hal yang tidak produktif.

Anda dapat menemukan input USB untuk dihubungkan dengan perangkat yang tidak memiliki jack 3.5″.
Berjuang Demi Kualitas

Noise Cancelling pada Jabra Evolve 80 merupakan atraksi utama untuk penggunanya. Melalui feature ini Anda akan terisolasi dari suara luar yang mengganggu kinerja sepanjang hari. Apakah ia berhasil menjalankan perannya? Ya, sangat berhasil. Semua suara mampu ditahan dengan baik, bahkan suara percakapan bervolume tinggi di samping Anda sekalipun.

Namun, apakah yang dikorbankan oleh sistem Noise Cancelling tersebut? Berbeda dengan isolasi suara biasa dengan menggunakan karet pada earphone in-ear atau memperketat tekanan earbud, sistem ini seakan memampatkan udara di dalam lingkungan headphone. Akibatnya langsung terasa, terutama untuk pengguna dengan telinga sensitif.

Apakah Anda pernah merasakan tekanan udara di telinga ketika naik ke puncak gunung atau ketika naik pesawat terbang? Seperti itu rasanya ketika Noise Cancelling pada Jabra Evolve 80 dinyalakan. Efek tersebut lebih terasa ketika headphone tidak memperdengarkan suara sama sekali. Untungnya Anda dapat mematikan manual Noise Cancelling melalui saklar di bagian bawah headphone.
Ketika Noise Cancelling dimatikan, timbul kondisi baru dalam hal kualitas suaranya. Mendadak suara musik yang dihasilkan menjadi sangat kecil. Selain itu, detail suara juga dikorbankan, bahkan ketika volumenya diperbesar hingga ke tahap wajar. Seakan suara yang dihasilkan melalui tembok terlebih dahulu sebelum sampai ke telinga Anda.

Apakah kualitas tersebut juga terjadi ketika feature tersebut aktif? Kualitas suaranya lumayan meningkat dalam hal tingkat volume dan detail suaranya. Namun, suaranya masih terasa terpendam di balik layar. Bass juga menjadi korban akibat kondisi tersebut. Ia kehilangan hentakannya dan hanya dapat dibantu sedikit oleh kehadiran amplifier.

Jabra Evolve 80 menyediakan pouch praktis untuk membawa headphone dengan aman.

Kesimpulan

Tujuan mulia Jabra Evolve 80 untuk membantu penggunanya menahan gangguan suara sebenarnya sudah tepat. Penggunaan Noise Cancelling terbukti mampu menghilangkan gangguan suara pada kondisi ekstrim sekalipun. Bantuan lampu pada headphone untuk menyingkirkan gangguan fisik sayangnya masih kurang tepat. Mungkin lebih baik bila lampunya diganti menjadi tulisan menyala “Jangan diganggu” saja.Jika Anda membutuhkan kejelasan suara dari headphone tanpa gangguan dari lingkungan, seperti misalnya pada call center dan menerima telepon di ruang umum, maka Jabra Evolve 80 sangat tepat untuk Anda.***

sumber: jagatreview.com