Review APU AMD A10-7870K (Godavari)

Beberapa tahun belakangan ini AMD sangat fokus dalam mengembangkan platform APU ( Accelerated Processing Unit) yangmana menawarkan CPU dan GPU dalam satu kesatuan sehingga memungkinkan pengguna tak lagi memerlukan graphic card tambahan untuk membangun suatu sistem komputer yang bertenaga. Di awali dengan Llano sebagai generasi pertama yang lahir di pertengahan tahun 2011, AMD masih setia mengembangkan platform ini hingga lahirlah Kaveri di awal 2014 yang mengandalkan APU A10-7850K sebagai APU unggulannya. Seperti tak puas dengan kehadiran Kaveri, di pertengahan tahun 2015 lalu AMD menghadirkan APU terbarunya yang diberi kodenama Godavari (Kaveri Refresh).

APU-A-Series-500x341

Godavari pertama kali diperkenalkan dengan APU A10-7870K sebagai produk unggulannya dan sepertinya A10-7870K sendiri dihadirkan untuk menggantikan posisi APU A10-7850K. Beberapa waktu lalu kebetulan APU terbaru ini mampir ke lab pengujian Jagat Review dan kami berkesempatan untuk melakukan pembuktian apakah APU A10-7870K layak mengeser posisi A10-7850K. Penasaran dengan hasil pengujian kami? Izinkan kami mempersembahkan hasil pengujian kami pada artikel ini.

Platform Pengujian AMD APU A8-7670K

Prosesor:
◦AMD APU A8-7670K
◦AMD APU A10-7850K
◦AMD APU A10-7870K

Motherboard: Gigabyte A88X G1.Sniper.

Masih tetap mengusung soket FM2+, APU tersebut masih ditenagai unit CPU Steamroller dan unit GPU GCN (Graphics Core Next) seperti ditemukan pada Kaveri. Hal ini memungkinkan Anda tetap dapat menggunakan motherboard AMD berchipset A88X hingga A68 untuk menangani APU ini. Jadi Anda yang sudah menggunakan platform Kaveri dapat dengan mudah untuk berpindah ke Godavari, cukup dengan mengganti APU Anda.

APU A10-7870K ini hadir dua modul Steamroller x86 dengan total empat core berkecepatan 3,9 GHz, dengan Turbo Core hingga kecepatan 4,1 GHz, meningkat dari APU A10-7850K yang hadir dengan kecepatan 3,7 GHz dengan turbo 4,0 GHz. Grafis terintegrasi yang digunakan APU ini sama dengan seri pendahulunya, Namun Radeon R7 yang tertanam di dalamnya kini hadir dengan kecepatan clock di angka 866 MHz dari sebelumnya di angka 720 MHz. GPU yang tertanam tersebut telah menggunakan arsitektur GCN 1.1 dengan total 8 compute unit, jadi secara total APU ini memiliki 4+8 compute core untuk menyelesaikan tugas-tugas komputasinya. Sedangkan untuk memori, APU ini tetap mendukung penggunaan DDR3 hingga kecepatan 2133 MHz. Selain hal-hal di atas, spesifikasi APU unggulan Godavari ini sama dengan APU A10-7850K.

Seperti APU AMD pada umumnya, A10-7870K ini juga mendukung teknologi dual-graphics. Pengguna bisa mengombinasikan APU ini dengan beberapa graphics card Rx 200 Series untuk mendapatkan peningkatan performa. Pengolah grafis di APU ini juga telah mendukung penuh DirectX 12. Mengusung kode “K” di belakang nama serinya, APU ini memiliki unlocked multiplier yangmana memungkinkan prosesor APU ini mendukung overclock dengan meningkatkan multiplier-nya.

Secara performa, APU unggulan dari Godavari ini memang mampu unggul di dalam sesi pengujian game kami, namun pada pengujian benchmark sintetik APU ini harus beberapa kali mengakui keunggulan pendahulunya. Tapi hal ini kami rasa wajar, APU terbaru dari AMD ini unggul di sesi game karena clock speed yang lebih tinggi terutama pada GPU-nya. Namun meningkatnya clock speed juga menambahkan masalah tersendiri bagi APU ini, masalah throttling pada APU pendahulunya tetap terjadi sehingga terkadang membuat performa APU ini menurun. Menariknya, AMD kini telah membekali paket penjualan APU A10-7870K dengan pendingin baru dengan dua heatpipe tembaga di dalamnyan. Memang pendingin ini mampu mengurangin masalah throttling pada APU ini tapi belum bisa menghilangkannya 100%

Jika melihat performa game-nya yang meningkat, APU ini menjadi sejalan dengan misi AMD yang ingin menciptakan sistem PC game yang sederhana dan murah. Dengan APU ini Anda akan mendapatkan frame per detik yang lebih baik dan stabil di resolusi 1360×768 pada game AAA seperti Battlefield 4 yang terkenal memiliki detil grafik akan menguras kemampuan sistem Anda. Namun, Anda tetap harus mengorbankan sedikit detil untuk dapat memainkannya dengan nyaman.

Untuk Anda yang memiliki memori dengan kecepatan lebih tinggi dari yang kami gunakan dalam pengujian, sangat mungkin mendapatkan performa game yang lebih baik dari hasil yang kami dapat. Jadi jika Anda ingin membangun sebuah PC game tanpa graphic card discrete, platform APU dengan A10-7870K adalah pilihan yang paling tepat karena akan membantu Anda melibas game-game kesayangan Anda, khususnya untuk Anda yang gemar bermain game online.

Catatan: Penggunaan memori DDR3-1600 Dual Channel dilakukan mengikuti konfigurasi yang umum digunakan di pasaran. Saat ini, kami tengah melakukan pengujian dengan konfigurasi memori di kecepatan yang lebih tinggi. Kami akan menyajikan hasilnya dalam artikel terpisah.

Kelebihan:
◦Pengguna platform kaveri (FM2+) dapat dengan mudah beralih ke Godavari.
◦Performa game lebih baik dari pendahulunya
◦Dukungan DX12

Kekurangan:
◦Tak ada arsitektur baru
◦Performa benchmark sintetik setara dengan A10-7850K
◦Masalah throttling masih ada