Ini Update AMD RTG Technology Summit

amd

Sebagai kelanjutan dari strategi yang sudah dilakukan dengan Mantle, AMD memberikan kontrol GPU lebih jauh untuk para developer. Sebagaimana developer konsol yang telah mendapatkan keuntungan dari akses tingkat rendah dari GPU, AMD ingin melanjutkan akses tersebut ke ranah PC.

AMD GPUOpen untuk gaming memberikan para developer kemampuan untuk memanfaatkan investasi yang telah mereka buat pada pengembangan konsol, termasuk fitur yang melimpah, low level programming, dan menghidupkan pengembangan game PC. Para developer game akan mendapatkan akses langsung menuju hardware GPU, akses yang menyediakan koleksi lengkap dari open source, peralatan, perpustakaan dan SDK.

Dengan demikian, pada awal 2016, perpustakaan dan contoh-contoh seperti sumber akses ke dalam perpustakan secara langsung akan tersedia dari AMD. GPUOpen merupakan kendaraan utama untuk mengizinkan akses tingkat terendah ke GPU.

Salah satu dari tujuan Heterogeneous Systems Architecture (HAS) adalah permudah pengembangan dari aplikasi-aplikasi parallel melalui penggunaan bahasa tingkat tinggi. AMD “Boltzmann initiative” terbaru termasuk kompiler HCC untuk pengembangan C++, semakin memperluas jangkauan programer yang dapat memanfaatkan HAS.

Kompiler HCC untuk C++ merupakan sebuah kunci yang memungkinkan para developer secara mudah dan efisien mengaplikasikan sumber-sumber hardware GPU diskrit pada sistem heterogeneous. Sebuah compiler komputasi heterogeneous yang dapat mengkompile sebuah kompiler C++ Open Source untuk GPU, dan HIP memungkinkan para developer untuk mengkonversi CUDA code ke C++ portable.

Pengujian AMD menujukkan bahwa dalam banyak kasus 90 persen atau lebih CUDA code dapat secara otomatis dikonversi ke dalam C++ dengan HIP sementara 10 persen sisanya dikonversi secara manual ke dalam bahasa C++ yang umum kita kenal.

Driver Linux dan Sistem Runtime terfokus pada kebutuhan dari HPC Cluster-Class Computing. Ini Menunjukkan komitmennya untuk Linux, AMD mengembangkan driver open source HPC-terfokus baru dan sistem runtime.

Driver Linux baru non-GUI ini membawa kemampuan kunci untuk mengatasi kebutuhan komputasi kinerja tinggi, termasuk penghitungan pengiriman latency rendah dan transfer data PCIe; peer-to-peer dukungan GPU; Remote Direct Memory Access (RDMA) dari InfiniBand yang menghubungkan langsung ke memori GPU; dan dukungan Alokasi Memori Tunggal Besar.

Pengumuman yang diuraikan di atas memperkuat komitmen AMD Radeon Technologies Group untuk software, merilis Radeon Software: Crimson Edition. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk bertanya.