Dwi Fungsi Asus X550ZE: Gaming & Komputasi Harian

Kolaborasi Asus dan AMD untuk menciptakan notebook gaming handal namun berbudget rendah terus berlanjut. Hal itu tertuang pada Asus X550ZE.

IMG_8773

Desain
Dilihat dari ukuran, Asus X550ZE memiliki bobot 2,26 dan berdimensi 380 mm x 251 mm x 25 mm. Sedangkan bodi notebook gaming berlayar 15,6 inci ini dibalut dengan paduan warna perak pada bagian dalam dan hitam di bagian luar.

Selain itu bahan aluminium yang dijadikan material dasar pembuatan Asus X550ZE ini menjadikannya anti lecet dan tahan gores.

Audio & Visual
Buat urusan audio, speaker Sonic Master bisa menjadi garansi dari kualitas suara yang dihasilkan, baik dalam menghadirkan suara pemutar musik maupun efek suara saat bermain game.

Beralih ke grafis, ASUS X550ZE ini memiliki resolusi sebesar 1366 x 768 piksel. Terbilang kecil untuk ukuran notebook gaming yang biasanya menggunakan resolusi 1920 x 1080 piksel.

Meski begitu, dukungan dual graphic card Radeon R7 M265DX hadir sebagai penolong masalah tersebut. Cukup dengan menyesuaikan pengaturan grafis, tampilan saat bermain game boleh dibilang cukup baik dan minim gangguan alias ngelag.

Prosesor
Untuk urusan otak utama notebook, spesifikasi ASUS X550ZE ditopang CPU quad core pada AMD A10-7400P (Base 2,5 GHz/Turbo 3,4 GHz).

Bukan kelas premium memang, tapi jika dipergunakan untuk menangani komputasi harian seperti membuat dokumen, menonton video, berselancar di dunia maya, dan mengedit video/gambar sederhana, komputasi masih akan berjalan mulus, apalagi ditopang dengan kapasitas penyimpanan yang besar, yakni 1 TB.

Konektivitas
Soal atribut tambahan, ASUS X550ZE terbilang lengkap karena memiliki dua port USB 3.0 untuk transfer data kecepatan tinggi.

Selain itu, keberadaan konektor D-Sub dan HDMI di sisi luar notebook juga bakal memudahkan Ganlobers untuk menggunakan dua perangkat display tambahan yang bisa menambah luas ruang gerak saat menjalankan banyak aplikasi.

Kesimpulan
Dengan harga Asus X550ZE yang ditawarkan, yakni Rp 6.849.000, notebook gaming ini lebih cocok untuk diisi dengan game-game yang ringan. Bodi cukup awet dan masih bisa digunakan para pegawai untuk mengurusi komputasi harian.