SAP Mendorong Peningkatan Efisiensi Bisnis VIVERE Group

 

Jakarta, 5 Oktober 2012 – SAP Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2012 mengumumkan bahwa solusi ERP yang diterapkan di dua perusahaan dari VIVERE Group, yaitu PT Gema Grahasarana,Tbk (GGS) sebagai perusahaan induk dan PT Vivere Multi Kreasi (VMK) telah go-live. Solusi ERP yang terdiri dari 6 modul tersebut diimplementasikan dalam kurun waktu 6 bulan sejak proyek kick-off. Solusi ini membantu Vivere Group meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional yang akan membawanya menjadi salah satu perusahaan kelas dunia yang kompetitif.

“VIVERE Group berharap sistem ERP ini seterusnya dapat memfasilitasi kami untuk mendapatkan informasi yang dapat diandalkan guna kemajuan perusahaan dan demi menghasilkan keputusan bisnis yang strategis. Selain itu, kami berharap sistem ERP ini mampu memberikan laporan yang sesuai dan lebih transparan kepada supplier, partner bisnis kami, baik lokal maupun internasional,” tutur Dedy Rochimat, Presiden Direktur PT. Gema Graha Sarana, Tbk.

VIVERE Group menetapkan pemilihan solusi ERP dari SAP sebagai solusi ERP perusahaan yang mampu menjawab semua tuntutan perusahaan. Pilihan ini didasarkan pada banyaknya kisah sukses perusahaan yang telah mengimplementasikan solusi SAP, dukungan dari perusahaan yang memiliki reputasi dan menjamin pengembangan aplikasi yang berkelanjutan.

Pada tahap pertama ini, kedua perusahaan di VIVERE Group mengimplementasikan 6 modul yaitu : Finance (FI), Controlling (CO), Material Management (MM), Production Planning (PP), Sales Distribution (SD), dan Project System (PS) dengan total pengguna sebanyak 50.

Dalam implementasi sistem ERP, VIVERE Group dibantu oleh Solitus, mitra SAP yang telah memiliki banyak rekam jejak dalam mengimplementasikan solusi-solusi SAP di berbagai industri di Indonesia, dan tim pendukung yang berkualitas.

Tico Kamayana, Presiden Direktur PT. Soltius Indonesia, menyatakan, “Kami sangat senang dan bangga dapat menyelesaikan proses implementasi SAP Business All-in-One di VIVERE Group. Proyek yang pertama dalam industri furniture & fixtures diimplementasikan secara tepat waktu selama 6 bulan dengan kualitas sesuai yang kami harapkan. Sebagai implementor, kami mampu mengerjakan proyek sesuai dengan komitmen dari keduabelah pihak serta dapat bekerjasama sesuai dengan timeline yang sudah disepakati.” Disamping itu, melalui SAP Business All-in-One kami juga berhasil membangun sistem tatap muka dengan POS System yang dimiliki VIVERE Group.

Dalam menerapkan solusi SAP ERP beberapa tantangan yang dihadapi oleh VIVERE Group pun berhasil diselesaikan dengan baik, seperti :

1. Bisnis Proses Owner (BPO)

Praktik terbaik SAP mampu mengakomodasi kepentingan setiap divisi ke dalam suatu proses bisnis yang disepakati. Awalnya BPOs kesulitan membagi waktu antara kegiatan operasional dan proyek SAP, namun dengan pendekatan personal, VIVERE Group dapat menetapkan jadwal waktu pertemuan bersama.

2. Kesiapan Data

Penyeragaman nama dan kode persediaan dan pembersihan puluhan ribu item persediaan dalam waktu singkat di seluruh VIVERE Group, serta pemetaan data bukanlah hal mudah dalam penerapan solusi SAP. Namun adanya kerja sama tim yang baik, hal tersebut dapat diatasi.

3. Transfer Pengetahuan

Pada tahap I berupa transfer pengetahuan dari konsultan kepada pengguna kunci yang harus menyerap sebanyak mungkin pengetahuan sistem SAP untuk diterapkan dalam proses bisnis perusahaan. Melalui simulasi kasus, sebagai bagian dari Uji Penerimaan Pengguna, pengguna kunci mulai memahami lebih dalam mengenai sistem SAP dan bagaimana hal itu dapat dikombinasikan dengan proses bisnis.

Pada tahap II berupa pelatihan pengguna akhir, VIVERE Group menghadapi tantangan seperti absensi, penguasaan materi pelatihan, dan konsentrasi pengguna akhir. Untuk mengatasinya, maka ditetapkan persyaratan kelulusan, memberikan sertifikasi, bahkan memberikan pelatihan pribadi untuk pengguna akhir tertentu.

4. Teknologi

Pemilihan teknologi yang tepat untuk solusi SAP ERP sebagai sistem yang baru merupakan suatu keputusan penting karena VIVERE Group memiliki beberapa lokasi pabrik dan toko yang terpisah.Salah satu langkah yang dilakukan ialah dengan mengubah manajemen sistem teknologi informasi dari desentralisasi menjadi sentralisasi untuk lebih memudahkan pengendalian.

5. Proses Bisnis

Penerapan solusi SAP ERP secara serentak di dua perusahaan dengan tiga proses bisnis yang berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi VIVERE Group.

Selain itu perusahaan dan PT. Soltius Indonesia mendapatkan pengalaman baru untuk mengintegrasikan modul PS dengan modul PP. Kompleksitas laporan membutuhkan lebih banyak RICEF (Report Interface Conversion Enhancement Form).

Bersama solusi SAP ERP dalam waktu dekat, VIVERE Group berniat untuk mencapai perusahaan yang menjadi pilihan utama dalam gaya hidup,interior,furnitur dan eksterior dengan memberikan produk-produk serta layanan kualitas terbaik di pasar lokal Indonesia. Untuk strategi jangka panjangnya, VIVERE Group ingin menjadi perusahaan bisnis kelas dunia yang terus berkembang berdasarkan kompetensi karyawan yang selalu dimutakhirkan dan mewujudkan produk dan jasa bermutu menurut kriteria Pelanggan dalam kenyamanan, kesehatan (ergonomis), dan ramah lingkungan.

Secara singkat, solusi SAP ERP membantu VIVERE Group memiliki informasi terpercaya untuk terus melakukan perbaikan dan keputusan bisnis strategis. Selain itu solusi ini dapat memberikan pelaporan yang lebih transparan dan kompatibel dengan pemasok serta mitra bisnis VIVERE Group baik lokal maupun internasional.

Jakarta, 5 Oktober 2012 – SAP Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2012 mengumumkan bahwa solusi ERP yang diterapkan di dua perusahaan dari VIVERE Group, yaitu PT Gema Grahasarana,Tbk (GGS) sebagai perusahaan induk dan PT Vivere Multi Kreasi (VMK) telah go-live. Solusi ERP yang terdiri dari 6 modul tersebut diimplementasikan dalam kurun waktu 6 bulan sejak proyek kick-off. Solusi ini membantu Vivere Group meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional yang akan membawanya menjadi salah satu perusahaan kelas dunia yang kompetitif.

Isu kompleksitas proses data yang sebelumnya dihadapi mendorong management team VIVERE Group untuk segera mengadopsi sistem ERP, yang dapat membantu memberikan laporan yang rinci, terintegrasi, informasi real-time, mempermudah proses pelaporan, monitoring, analisis dan kemudahan pengambilan keputusan, cepat dan bisa diandalkan. Solusi ini juga harus dapat mendukung implementasi Total Quality Management di group perusahaan dan meningkatkan pengadaan produk dengan kualitas terbaik dengan menekan biaya produksi yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, Implementasi sistem ERP membantu penekanan penggunaan kertas yang sejalan dengan semangat VIVERE Go Green.

“VIVERE Group berharap sistem ERP ini seterusnya dapat memfasilitasi kami untuk mendapatkan informasi yang dapat diandalkan guna kemajuan perusahaan dan demi menghasilkan keputusan bisnis yang strategis. Selain itu, kami berharap sistem ERP ini mampu memberikan laporan yang sesuai dan lebih transparan kepada supplier, partner bisnis kami, baik lokal maupun internasional,” tutur Dedy Rochimat, Presiden Direktur PT. Gema Graha Sarana, Tbk.

VIVERE Group menetapkan pemilihan solusi ERP dari SAP sebagai solusi ERP perusahaan yang mampu menjawab semua tuntutan perusahaan. Pilihan ini didasarkan pada banyaknya kisah sukses perusahaan yang telah mengimplementasikan solusi SAP, dukungan dari perusahaan yang memiliki reputasi dan menjamin pengembangan aplikasi yang berkelanjutan.

Pada tahap pertama ini, kedua perusahaan di VIVERE Group mengimplementasikan 6 modul yaitu : Finance (FI), Controlling (CO), Material Management (MM), Production Planning (PP), Sales Distribution (SD), dan Project System (PS) dengan total pengguna sebanyak 50.

Dalam implementasi sistem ERP, VIVERE Group dibantu oleh Solitus, mitra SAP yang telah memiliki banyak rekam jejak dalam mengimplementasikan solusi-solusi SAP di berbagai industri di Indonesia, dan tim pendukung yang berkualitas.

Tico Kamayana, Presiden Direktur PT. Soltius Indonesia, menyatakan, “Kami sangat senang dan bangga dapat menyelesaikan proses implementasi SAP Business All-in-One di VIVERE Group. Proyek yang pertama dalam industri furniture & fixtures diimplementasikan secara tepat waktu selama 6 bulan dengan kualitas sesuai yang kami harapkan. Sebagai implementor, kami mampu mengerjakan proyek sesuai dengan komitmen dari keduabelah pihak serta dapat bekerjasama sesuai dengan timeline yang sudah disepakati.” Disamping itu, melalui SAP Business All-in-One kami juga berhasil membangun sistem tatap muka dengan POS System yang dimiliki VIVERE Group.

Dalam menerapkan solusi SAP ERP beberapa tantangan yang dihadapi oleh VIVERE Group pun berhasil diselesaikan dengan baik, seperti :

1. Bisnis Proses Owner (BPO)

Praktik terbaik SAP mampu mengakomodasi kepentingan setiap divisi ke dalam suatu proses bisnis yang disepakati. Awalnya BPOs kesulitan membagi waktu antara kegiatan operasional dan proyek SAP, namun dengan pendekatan personal, VIVERE Group dapat menetapkan jadwal waktu pertemuan bersama.

2. Kesiapan Data

Penyeragaman nama dan kode persediaan dan pembersihan puluhan ribu item persediaan dalam waktu singkat di seluruh VIVERE Group, serta pemetaan data bukanlah hal mudah dalam penerapan solusi SAP. Namun adanya kerja sama tim yang baik, hal tersebut dapat diatasi.

3. Transfer Pengetahuan

Pada tahap I berupa transfer pengetahuan dari konsultan kepada pengguna kunci yang harus menyerap sebanyak mungkin pengetahuan sistem SAP untuk diterapkan dalam proses bisnis perusahaan. Melalui simulasi kasus, sebagai bagian dari Uji Penerimaan Pengguna, pengguna kunci mulai memahami lebih dalam mengenai sistem SAP dan bagaimana hal itu dapat dikombinasikan dengan proses bisnis.

Pada tahap II berupa pelatihan pengguna akhir, VIVERE Group menghadapi tantangan seperti absensi, penguasaan materi pelatihan, dan konsentrasi pengguna akhir. Untuk mengatasinya, maka ditetapkan persyaratan kelulusan, memberikan sertifikasi, bahkan memberikan pelatihan pribadi untuk pengguna akhir tertentu.

 

4. Teknologi

Pemilihan teknologi yang tepat untuk solusi SAP ERP sebagai sistem yang baru merupakan suatu keputusan penting karena VIVERE Group memiliki beberapa lokasi pabrik dan toko yang terpisah.Salah satu langkah yang dilakukan ialah dengan mengubah manajemen sistem teknologi informasi dari desentralisasi menjadi sentralisasi untuk lebih memudahkan pengendalian.

5. Proses Bisnis

Penerapan solusi SAP ERP secara serentak di dua perusahaan dengan tiga proses bisnis yang berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi VIVERE Group.

Selain itu perusahaan dan PT. Soltius Indonesia mendapatkan pengalaman baru untuk mengintegrasikan modul PS dengan modul PP. Kompleksitas laporan membutuhkan lebih banyak RICEF (Report Interface Conversion Enhancement Form).

Bersama solusi SAP ERP dalam waktu dekat, VIVERE Group berniat untuk mencapai perusahaan yang menjadi pilihan utama dalam gaya hidup,interior,furnitur dan eksterior dengan memberikan produk-produk serta layanan kualitas terbaik di pasar lokal Indonesia. Untuk strategi jangka panjangnya, VIVERE Group ingin menjadi perusahaan bisnis kelas dunia yang terus berkembang berdasarkan kompetensi karyawan yang selalu dimutakhirkan dan mewujudkan produk dan jasa bermutu menurut kriteria Pelanggan dalam kenyamanan, kesehatan (ergonomis), dan ramah lingkungan.

Secara singkat, solusi SAP ERP membantu VIVERE Group memiliki informasi terpercaya untuk terus melakukan perbaikan dan keputusan bisnis strategis. Selain itu solusi ini dapat memberikan pelaporan yang lebih transparan dan kompatibel dengan pemasok serta mitra bisnis VIVERE Group baik lokal maupun internasional.