SAP Business One Tingkatkan Kontrol Bisnis di PT Duta Laserindo Metal

Jakarta, 4 Januari 2012 – PT Duta Laserindo Metal (PT DLM), perusahaan fabrikasi dan manufaktur perakitan lembaran logam terkemuka di Indonesia mengimplementasikan SAP Business One, solusi SAP untuk perusahaan kecil menengah, untuk mengontrol proses bisnis yang mereka jalankan. PT Duta Laserindo Metal merupakan anak perusahaan Grup GAE (Guna Elektro) yang telah memiliki akreditasi  ISO 9000.

Berdiri tahun 1998, pada awalnya PT DLM hanya memiliki 14 orang karyawan untuk menjalankan bisnisnya. Seiring dengan pesatnya pertumbuhan bisnis yang mereka jalankan dan permintaan akan plat logam yang terus meningkat, saat ini tercatat PT DLM memiliki 230 karyawan di 3 tempat yang berbeda, yakni Cikarang, Surabaya, dan di Solo pada tahun 2012 mendatang. PT DLM menawarkan solusi manufaktur logam yang lengkap, dari bagian tunggal atau manufaktur sub-perakitan  hingga solusi untuk rakitan mekanik dan listrik  Pelanggan PT DLM datang dari berbagai industri, di antaranya, industri peralatan listrik dan alat berat, bengkel logam, pembuatan mesin-mesin, arsitektur dan desain interior, hingga plant equipment fabricator.

Sejalan dengan bisnis PT DLM yang terus berkembang, di tahun 2010, PT DLM melakukan pemetaan proses bisnis dalam lingkungan perusahaan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja perusahaan dalam memenuhi permintaan para pelanggan. Pemetaan proses bisnis ini meliputi seluruh aspek dari administrasi, keuangan, hingga bagian perencanaan, produksi dan pengiriman.

Dari pemetaan proses bisnis ditemukan bahwa beberapa aspek perusahaan memerlukan pembenahan, salah satunya dalam hal pengontrolan proses kerja dari awal hingga akhir. Untuk itulah PT DLM membutuhkan sebuah software bisnis yang dapat mengintegrasikan proses kerja di PT DLM dari awal sampai akhir. Sebelumnya, proses kerja di PT DLM menggunakan cara manual. Dimulai dari penginputan data permintaaan / pemesanan dari pelanggan hingga pengiriman tagihan jika pesanan telah selesai. Sistem tersebut dirasa kurang efektif dan cenderung rentan akan kesalahan seperti ketidakcocokan data di awal dan akhir proses kerja. Proses produksi tidak dapat termonitor dengan baik, sehingga sulit melacak sampai sejauh mana barang pesanan pelanggan telah selesai dikerjakan dan mengakibatkan keterlambatan respon terhadadap permintaan klien.

Semua hal tersebut membuat PT DLM mencari solusi terbaik yang dapat mengakomodasi semua kebutuhan bisnis mereka dan mendukung moto perusahaan mereka: quick response, focus, friendly. SAP Business One dipilih sebagai sebuah solusi yang mampu menjawab kebutuhan tersebut karena proses instalasinya yang cenderung singkat dan biaya yang terjangkau. Disamping itu, SAP Business One telah mengintegrasikan seluruh fungsi bisnis inti seluruh perusahaan – termasuk keuangan, pembukuan, perencanaan proyek, pembelian, administrasi penjualan, dan persediaan / pergudangan; menghilangkan kebutuhan untuk instalasi terpisah dan integrasi kompleks dari beberapa modul, serta integrasi manual.

Dukungan dari mitra SAP sebagai implementor juga menjadi salah satu pertimbangan PT DLM dalam memilih solusi SAP Business One. Proses implementasi SAP Business One di PT DLM dibantu oleh PT Mitra Inti Solusindo, salah satu mitra SAP yang terkemuka dan telah berpengalaman dalam mengimplementasi SAP Business One. PT Mitra Inti Solusindo dipilih karena mereka mengetahui seluk beluk bisnis proses di PT DLM secara terperinci, sehingga dapat memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis PT DLM.

Proses implementasi memakan waktu singkat, yakni hanya sekitar 2 bulan. Beberapa infrastruktur yang mereka siapkan di antaranya VP in connection, by remote internet, serta operator untuk mendukung infrastruktur tersebut.  Adapun modul yang telah digunakan yakni modul administrasi dan keuangan dengan jumlah pengguna sebanyak 24 karyawan. Setelah infrastruktur siap, implementasi pun dijalankan. Selama 3 bulan pertama menjalankan perpindahan dari sistem lama dan baru diakui Fransiska Melani, IT Head PT DLM, merupakan saat-saat yang cukup kritis bagi perusahaan. Namun setelah berjalan, diakui bahwa solusi bisnis ini justru membantu meringankan pekerjaan, terutama dalam efisiensi dan efektifitas proses bisnis.

“SAP Business One banyak membantu kami dalam hal perencanaan, koreksi, dan pengambilan keputusan pada waktu yang tepat, karena dapat menyajikan data perusahaan secara real time, “ ungkap Direktur PT DLM, Dipl. Ing. Tiwan Liutama. “Setelah menggunakan SAP Business One, terlihat bahwa pekerjaan lebih terintegrasi, administrasi lebih terkontrol dan human error dapat diminimalisasi, tambahnya.

Selain itu, saat ini PT DLM dapat memiliki overview bisnis yang lebih baik, termasuk melakukan kontrol bisnis dan mengetahui cost structure perusahaan. Dengan demikian perencanaan akan cost reduction dan cost conscious dapat dilakukan oleh para manajer, sehingga pada akhirnya perusahaan dapat mengukur kinerja masing-masing departemen dan melakukan evaluasi sistem secara berkala. Meskipun dalam penginputan data akan memakan waktu yang lebih panjang karena data harus diinput secara rinci, namun kemampuan SAP Business One dalam mengolah informasi bisnis lebih cepat dibanding jika dilakukan secara manual, sehingga menunjang dalam melakukan keputusan bisnis di saat yang tepat.

Ke depannya, PT DLM berencana akan menambah aplikasi mobile dan mengintegrasikannya dengan google map untuk keperluan bisnis, sehingga diharapkan PT DLM dapat melakukan optimalisasi dan efisiensi dalam pengiriman barang ke pelanggan. Selain itu, integrasi antara sistem yang digunakan untuk perencanaan produksi dan proses produksi juga akan diterapkan di perusahaan.