3 Alasan Kenapa Asus X550IU ‘Pas’ untuk Mahasiswa

IMG_20170117_133607-e1484660580323-768x572

Asus baru saja memperkenalkan notebook teranyarnya yang diberi nama Asus X550IU. Datang dengan sejumlah fitur unggulan, termasuk chip Accelerated Processing Unit (APU) kelas tertinggi dari jajaran AMD APU Mobile Generasi ke-7 dan kartu grafis Radeon RX 460 dengan arsitektur polaris, notebook ini diklaim tak hanya mumpuni untuk bekerja tetapi juga memadai untuk bermain.
Tak heran, jika kemudian Asus begitu percaya diri dalam memasarkan perangkat ini. Khususnya di kalangan first time buyer dan mahasiswa, yang disebut Country Product Manager for Notebook Asus Indonesia, Veronica Erwin sebagai target market utamanya. Saking pede-nya, Asus bahkan tidak ragu untuk memsang target penjualan sebanyak 5000 hingga 6000 unit per bulannya untuk Asus X550IU.

Menurut Veronica, ada beberapa alasan mengapa Asus X550IU bisa menjadi teman yang pas untuk para mahasiswa.

Performa mumpuni
Apa yang biasanya dilakukan seorang mahasiswa dengan notebook-nya? Menyelesaikan tugas kuliah? Mengetik skripsi? Bermain game? Atau… ketiganya? Apapun itu, jika diukur dari kecepatan clock speed yang dimilikinya, AMD APU FX-9830P dengan cache sebesar 2MB, Asus X550IU bisa dibilang lebih dari cukup untuk melakukan itu semua. Belum lagi ditambah dukungan RAM 8GB yang dapat diperluas hingga 16GB serta HDD 1TB, yang boleh dibilang lebih dari cukup untuk mendukung kinerja prosesor. Sementara keberadaan grafis polaris AMD radeon RX 460 yang mempunyai VRAM berbasis GDDR5 sebesar 4GB membuatnya memiliki performa tak ubahnya sebuah desktop. Bedanya, ini bisa dibawa kemana-mana.

Desain minimalis
Sesuai dengan peruntukkannya, Asus X550IU didesain tak hanya untuk membantu pengguna dalam menyelesaikan pekerjaan multi tasking, tetapi juga untuk hiburan, termasuk diantaranya bermain game dan multimedia. Dengan finishing spun-circle dan area palmrest yang diberi pola khas, notebook ini menawarkan kesan elegan dan cerdas bagi perangkat komputasi sehari-hari.
Bodinya juga terbilang tipis, untuk sebuah notebook dengan berat 2.4Kg. Hal ini disebut Asus agar lebih memudahkan pengguna, khususnya para gamer, saat mereka harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Sementara touchpad yang luas, yang dilengkapi input multi-touch dan Smart Gesture memungkinkan pengguna melakukan berbagai aktivitas tanpa bantuan mouse. Itu belum termasuk tambahan fitur IceCool Technology, yang akan membuat kawasan palm rest tetap dingin.

Harga terjangkau
Harga tak bisa dipungkiri selalu menjadi pertimbangan tersendiri bagi setiap orang saat ingin membeli sesuatu. Pun demikian seorang mahasiswa, ketika ia dihadapkan pada sejumlah pilihan notebook untuk menunjang aktivitasnya. Asus X550IU adalah notebook yang ditujukan bagi mereka yang gemar bermain game namun terkendala dengan budget. Dengan harga Rp 9.499 juta, ini juga sangat memadai untuk menangani pekerjaan, terutama berkat prosesor serta grafis yang dibawanya.